Minggu, 12 Desember 2010

GAS (Generalized Audit Software)

Generalized Audit Software (GAS) adalah salah satu keluarga Perangkat Lunak yang sering digunakan dalam Computer-Assisted Audit.
Ini adalah paket off-the-rak yang dapat menyediakan sarana untuk mendapatkan akses ke dan data menginterogasi dipelihara pada media penyimpanan komputer.
Ini adalah salah satu alat IT Auditor guna memperoleh bukti langsung pada kualitas dari catatan yang dihasilkan dan dipelihara oleh sistem aplikasi.
Ada banyak GAS paket yang tersedia di pasar saat ini.
Namun, kualitas dan keragaman lakukan bervariasi.

# Kelemahan GAS

-Pemakaiannya relatif sulit

-Harga relatif mahal

-Jangkauan terbatas

Hanya dapat baca file secara serentak

Sulit membaca data over network



# Kelebihan GAS

• program ini dikembangkan sedemikian rupa sehingga memudahkan pelatihan bagi staf auditor dalam menggunakan program, meskipun hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang PDE, dan tidak perlu memiliki pengetahuan dalam pemrograman.
• dapat diterapkan pada lingkup tugas-tugas yang lebih besar tanpa harus mengeluarkan biaya atau mengalami kesulitan dalam mengembangkan program.
• Software-software GAS tersebut kebanyakan merupakan sistem yang independen dan yang digunakan adalah file dengan jenis read-only copy (hanya dapat dibaca, tapi tidak dapat diubah) sehingga dapat mencegah kerusakan data akibat pengeditan ataupun penghapusan.
• Memberikan dokumentasi dari setiap pengujian yang dilakukan dalam software tersebut yang dapat digunakan sebagai dokumentasi pelengkap dalam kertas kerja audit.
• Penghematan biaya dan tenaga (efisiensi) dalam audit, terutama audit pada perusahaan besar dengan sampel audit yang sangat banyak, dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat karena kebanyakan dari software-software tersebut mempunyai kemampuan unlimited dalam membaca data sumber.
• Memberikan nilai tambah dan meningkatkan kualitas audit, karena software-software GAS pada umumnya mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kecurangan (fraud) dengan cara mengadakan pengujian analitis, yaitu pengujian terhadap informasi finansial yang dibuat dengan mempelajari hubungan-hubungan yang masuk akal diantara data finansial dan non finansial untuk menaksir apakah keseimbangan rekening yang terjadi masuk akal atau tidak, seperti misalnya rasio, trend, dan pengujian Benford’s law.

EAM (Embedded Audit Module)

Modul Embedded Audit (Embedded Audit Module)

Adalah bagian integral dari sistem aplikasi yang dirancang untuk mengidentifikasi dan melaporkan transaksi tertentu atau informasi lain berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Identifikasi item yang dilaporkan terjadi sebagai bagian dari proses real-time. Pelapor dapat secara online real-time, atau dapat menggunakan metode menyimpan dan ke depan. Juga dikenal sebagai fasilitas pengujian terpadu atau modul audit berkelanjutan (continue).

# Kelemahan EAM

EAM memiliki dua 2 kelemahan utama :
• Efisiensi Operasional

Dari sudut pandang pengguna, EAM mengurangi kinerja operasional.
Keberadaan modul audit dalam aplikasi host dapat memberikan beban tambahan dalam jumlah signifikan, terutama ketika jumlah pengujian sangat luas.
Pendekatan untuk meringankannya adalah dengan medesign berbagai modul yang dapat dinyalakan dan dimatikan oleh auditor.

• Memverifikasi integrasi EAM
Pendekatan EAM tidak dapat dijalankan dalam lingkungan yang memiliki tingkat pemeliharaan program tinggi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap integritas EAM yang secara langsung dapat mempengaruhi kualitas proses audit. Karena itu auditor harus mengevaluasi integritas EAM.

#Kelebihan EAM

• untuk menyediakan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang dilaksanakan oleh aktivitas yang disebut pemrosesan informasi.
• Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari
• Mendukung pengambilan keputusan manajemen
• Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggung-jawaban


http://imahido-rochimawati.blogspot.com/2010/11/modul-audit-melekat-audit-embedded.html