Akhir-akhir ini nonton berita di televisi tentang protes, protes, dan protes. Ya, negara kita Indonesia ini memang negara yang demokratis, semua warga negara boleh menyampaikan pendapatnya. Belum lama ini, bahkan kemarin Senin, 23 September 2019 ada aksi penyampaian pendapat yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa. Aksi berlangsung sampai malam katanya. Yang sangat disayangkan adalah mengapa mereka itu merusak pagar gedung DPR/MPR Slipi, Jakarta Barat. Yang mereka sampaikan ada 5 poin:
1. Batalkan UU KPK, RUU KUHP, Revisi UU Ketenagakerjaan, UU Sumber Daya Air, RUU Pertanahan, RUU Pertambangan Minerba, UU MD3 serta sahkan RUU PKS, RUU Masyarakat Adat dan RUU Perlindungan Data Pribadi.2. Batalkan hasil seleksi calon pimpinan KPK3. Tolak dwifungsi Polri4. Selesaikan masalah Papua dengan pendekatan kemanusiaan5. Hentikan Operasi Korporasi yang merampok dan merusak sumber-sumber agraria, menjadi predator bagi kehidupan rakyat, termasuk mencemari udara dan air sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa, seperti halnya kebakaran hutan yang saat ini terjadi di Sumatera dan Kalimantan serta pidanakan semua pihak yang terlibat.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Donasi untuk Dukung Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPR 23-24 September Capai Rp 95 Juta, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/09/24/donasi-untuk-dukung-aksi-demo-mahasiswa-di-gedung-dpr-23-24-september-capai-rp-95-juta?page=2.
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: sri juliati
Poin-poin di atas disalin dari website Tribunnews.com.
Begitulah keadaan Indonesia sekarang, khususnya Jakarta.






















